Si Doel Anak Sekolahan: Sinetron Bernuansa Betawi Tersukses

 
Si Doel Anak Sekolahan

 

Si Doel Anak Sekolahan: Sinetron Bernuansa Betawi Tersukses 

 

Si Doel Anak Sekolahan adalah sebuah sinetron yang memotret kehidupan sebuah keluarga Betawi di tengah arus modernisasi dimana keluarga tersebut tetap berusaha mempertahankan nilai-nilai tradisional masyarakat Betawi.


Si Doel Anak Sekolahan ini dibintangi oleh Rano Karno yang memerankan tokoh Si Doel selain merangkap sutradara dan produser serta Benyamin Sueb yang sukses mempopulerkan film berjudul Si Doel Anak Betawi pada dekade 1970-an besutan sutradara jempolan Sjoemandjaja.

Pada serial sinetron ini, Rano Karno yang merupakan aktor berdarah Betawi-Minang tersebut memplot aktor Betawi legendaris serba-bisa tersebut sebagai bang Sabeni, ayah si Doel.

Si Doel Anak Sekolahan yang diadaptasi dari karya Aman Datoek Madjoindo ini juga dibintangi oleh sejumlah nama beken seperti Aminah Cendrakasih yang berperan sebagai ibunda si Doel, pelawak Basuki sebagai mas Karyo, Cornelia Agatha yang berperan sebagai Sarah yang menjadi kekasih si Doel.

Si Doel Anak Sekolahan juga berhasil melambungkan nama-nama seperti Maudy Koesnadi dan Mandra di dunia seni peran, walaupun Mandra sendiri tergolong bukan 'aktor kemarin sore' di masa itu karena pernah tampil di sejumlah film layar lebar.

Mandra dan Basuki terbukti sukses mewarnai Si Doel Anak Sekolahan dengan berbagai kisah dan celoteh lucu bersama Benyamin Sueb yang memang terkenal dengan banyolan khasnya itu.

Selain berbagai celoteh dan adegan lucu dari ketiga aktor tersebut, Si Doel Anak Sekolahan juga sangat identik dengan oplet zaman dulu yang menjadi salah satu mata pencaharian keluarga bang Sabeni selain warung sembako yang dibuka oleh istrinya.

Si Doel Anak Sekolahan mencatat sukses gemilang dalam meraup jumlah penonton sehingga mampu bertahan selama beberapa musim dengan jumlah episode mencapai 162, selain berhasil menggeser berbagai tayangan import dan sinetron tanah air lainnya di masa itu yang umumnya menjual berbagai kisah drama yang tergolong sangat 'lebay' :)

Sinetron fenomenal ini akhirnya 'khatam' juga pada tahun 2004 dan Rano Karno mencoba melanjutkan kesuksesannya dengan menghadirkan sinetron Si Doel Anak Gedongan setahun berikutnya. Sayangnya, Si Doel Anak Gedongan gagal mengikuti sukses Si Doel Anak Sekolahan.



image: 3.bp.blogspot.com
sumber: wikipedia

0 komentar