Latar Belakang Kenapa Wilayah di Bilangan Kayu Putih itu Dinamakan Kampung Ambon



 

Setelah kita mengetahui asal-usul nama Kampung Melayu, kali ini penulis menghadirkan asal-usul nama satu kampung etnis lainnya yang ada di ibukota yakni Kampung Ambon yang terletak di arah Utara Kampung Melayu, persisnya di bilangan Kayu Putih Jakarta Timur. 


Kampung Ambon yang sudah ada sejak 1619 di masa JP Coen menjadi Gubernur Jenderal VOC yang menguasai Batavia ini adalah sebuah kampung yang cukup rindang dan teduh yang letaknya tak jauh dari Rawamangun. 

Adapun soal kenapa masyarakat Jakarta dulu memberikan nama kampung ini dengan Kampung Ambon itu adalah karena adanya pemakaman orang-orang Ambon yang dulu mengabdi kepada orang-orang Belanda sebagai penjaga kuda-kuda tentara sebagaimana yang dijelaskan oleh Zaenuddin HM dalam buku setebal 377 halaman yang berjudul “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe yang diterbitkan oleh Ufuk Press pada Oktober 2012. 

VOC di masa JP Coen ketika itu tengah menghadapi persaingan dagang dengan Inggris sehingga ia memutuskan untuk menambah jumlah pasukannya dari Ambon dan sekitarnya. 

Kemudian setelah VOC berhasil merekrut sejumlah anggota masyarakat Ambon dan sekitarnya, VOC menempatkan mereka di sebuah lahan kosong yang terletak di kawasan Selatan Batavia.

Sejak tahun 1656, jumlah orang-orang asal Ambon semakin bertambah jumlahnya di Batavia, termasuk Kapten Yonker yang makamnya berada di Marunda, Jakarta Utara. 

Suatu hal yang menarik dari Kapten Yonker ini adalah tentang pembelotannya kepada Belanda karena merasa sakit hati, padahal ia awalnya sempat membantu Belanda pada berbagai peperangan termasuk ikut dalam peperangan di Srilanka hingga ke Timor. Kapten Yonker akhirnya gugur sebagai pahlawan. 
    
Image: 
rumahdijual.com

Sumber:

jakarta.bisnis.com

0 komentar