Srengseng Sawah





Srengseng Sawah adalah kelurahan terluas dalam kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan yang memiliki luas 675 hektar. Menarik juga memperhatikan kata Srengseng ini, selain karena juga terdapat di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, walau tanpa penambahan kata sawah yang membuat penulis tertarik menuliskannya pada post kali ini. 


Penambahan kata sawah itu sendiri ternyata memiliki sejarahnya yang telah dijelaskan  oleh  Zaenuddin HM, dalam buku yang ditulisnya setebal 377 halaman dengan judul: “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe,”  yang diterbitkan Ufuk Press pada Oktober 2012 yang penulis kutip dari blog Djakarta Tempo Doeloe.

Penambahan kata Sawah setelah Srengseng adalah karena dulunya kawasan ini pernah dijadikan kawasan persawahan.

Srengseng Sawah
Setu Babakan - Srengseng Sawah


Nama Srengseng sendiri konon merupakan nama dari sebuah tanaman yang memiliki daun lebar dan berduri pada bagian pinggirnya. Daun ini dapat dianyam untuk dibuat menjadi tikar atau topi yang menjadi salah satu produk kerajinan warga setempat hingga meletusnya Perang Dunia II, walaupun pada dasawarsa 70-an sebagian warga masih ada yang memproduksinya.

Sumber: Djakarta Tempo Doeloe, wikipedia
Foto: Pribadi

0 komentar